
ada rindu yang menderu nan menggelora namun jiwa tiada daya menggapaiNya
sadar akan hijab tebal yang menyelimuti keinginan tuk bertemu
dengan apakah aku menyambutnya...
mungkinkah dengan wirid, zikir, shalat, puasa, sedekah atau bahkan berkholwat ??
... cukupkah itu dianggap ibadah ...?
sedangkan, aku telah sadar;
Dia maha Mulya,
Dia maha Raja di Raja,
Dia maha Kaya, maha berkuasa, berdaya, maha mengetahui atas segalanya,
dengan apa aku mencintaiNya hingga Dia mencintaiku
sedangkan Dia maha sempurna, tak butuh apa-apa
ohhhh... yang maha Cinta...,
ternyata cintaku setengah hati,
karena masih adanya pamrih pahala-akherat sebagai imbalan,
ternyata cintaku setengah hati,
karena ada syirik yang tersembunyi dan tak kusadari.. merayap seperti langkahnya semut hitam diatas batu hitam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar