Kamis, 19 Agustus 2010

duh Gusti, hamba menagis lagi

menghadapMU tidak dengan apa-apa,
aku ini tiada apa,
gerhana fana mengurung

tak paham tendensi/ condong,

karena rida tak ada rencana, tak kenal mengapa dan bagaimana,
bingung, berdiam, menangis bagai mana ini...? aku mencintaiMU, tapi ....apa mungkin..?

diriku telah habis tak tersisa, tak ada yang pantas di banggakan. gagah dan tampan/ rupawan hanya cerita, kekayaan seisi ruang tata kosmos adalah mahlukmu, segala kemulyaan yang disebutkan seisi mahluk adalah hakMU

Duh Gusti,....

hamba menghadapMU tidak dengan apa-apa
hamba ini tiada apa
habisi diri dengan ketiadaan selalu,
karena hanya Engkau yang Maha Wujud, Terdahulu dan Langgeng (ujud, kidam, baqo).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar